PRODUK & LAYANAN

Belanja Buku

MENAMPILKAN 1 s/d 3 dari 3 data
  • 1.

    TRADISI AL-QUR?AN DI PESISIR: Jaringan Kiai dalam Transmisi Tradisi Al

    ISBN : 978-602-50619-0-5 | Penulis : Muhammad Barir, S.Th.I., M.Ag. Nama Penerbit : Nurmahera | Tahun : 2017 Rp. 78.000,00

    Clifford Geertz mencoba menjelaskan bahwa proses transmisi dan transformasi tradisi masyarakat tidak bisa lepas dari peran cultural broker. Seorang cultural broker berfungsi mutlak dalam menyaring dan menentukan bangunan tradisi dalam sebuah masyarakat. Otoritasnya, pada gilirannya terefleksikan melalui sosok kiai dalam konteks masyarakat Islam Jawa. Hal ini menyisakan permasalahan bahwa al


  • 2.

    DUA ABAD JALAN RAYA PANTURA: Sejak Era Kerajaan Mataram Islam hingga Orde Baru

    ISBN : 978-602-50619-1-2 | Penulis : Dr. Endah Sri Hartatik Nama Penerbit : Nurmahera | Tahun : 2018 Rp. 95.000,00

    Buku ini mengupas tentang sejarah transportasi Jalan Raya Pantai Utara Jawa dengan fokus pada Pantai Utara Jawa Tengah. Pemilihan fokus Jawa Tengah karena hanya wilayah ini yang memiliki akar kronologis yang lebih panjang tentang perkembangan jalan rayanya, yakni dari sejak zaman Mataram Islam, Daendels, Rafless, Politik Etis, hingga Orde Baru. Ada sejumlah pertanyaan yang muncul terkait dengan jalan raya ini, yang mengilhami penelitian hingga lahirnya buku ini, antara lain tentang dari mana asal usul istilah "Pantura", apakah Jalan Raya Pantura sama dengan Jalan Daendels, dan bagaimana dinamika jalan raya tersebut dari waktu ke waktu. Pertanyaan-pertanyaan tersebut telah berusaha penulis jawab dalam buku ini. Pembaca akan dengan mudah memahami buku ini karena buku ini disajikan secara tematik dan kronologis. Tema-tema yang terkait dengan transportasi Jalan Raya Pantura dijelaskan perkembangannya dari masa ke masa. Jalan raya dijelaskan dari aspek fisik, aturan hukum, perilaku pengguna jalan, dampak kehadiran jalan terhadap pertumbuhan demografi dan ekonomi, serta aspek-aspek sosial jalan raya seperti kecelakaan, kriminalitas, dan lain sebagainya. Dilengkapi dengan 4 peta,1)Peta Pesisir Utara Masa Kerajaan Mataram, 2)Peta Jalan Raya Pos Masa Daendels, 3)Peta Jalan Raya dan Jalan Kereta Api di Jawa Tengah Tahun 1936, 4)Peta Jalan Raya dan Jalan Kereta


  • 3.

    BEREBUT EMAS HITAM DI PERTAMBANGAN MINYAK RAKYAT

    ISBN : 978-602-50619-2-9 | Penulis : Dr. Nugroho Trisnu Brata Nama Penerbit : Nurmahera | Tahun : 2018 Rp. 75.000,00

    Dalam setiap aktivitas pertambangan minyak, baik yang legal maupun yang ilegal, terdapat narasi panjang yang terkait dengan sejarah kapitalisme. Narasi itu selalu berpusat pada kontestasi antara rakyat melawan negara mengenai hak atas sumber daya alam. Rakyat di satu sisi memandang pertambangan minyak sebagai celah ekonomi yang bisa menopang kehidupan mereka, sehingga mereka berhak menambang di area sekitar mereka. Di lain sisi, negara, melalui perusahaan nasional/daerah (BUMN/BUMD), merasa lebih punya hak mengelola dan memproduksi minyak secara besar-besaran. Begitulah yang terjadi dalam Pertambangan Minyak Rakyat di Hargomulyo, Bojonegoro. Kawasan ini menjadi ladang ?emas hitam? sejak zaman kolonial hingga sekarang ini, dan sekaligus ajang kontestasi beragam kepentingan antara rakyat Hargomulyo dan negara. Dan buku ini menghadirkan tiga topik bahasan antropologis-etnografis, yaitu pertambangan rakyat, struktur organisasi kerja, dan aktivitas ilegal.